Skip to content
Axonlabsllc
Menu
Menu

Tekstur sebagai Pembawa Irama Visual

Posted on Desember 10, 2025

Tekstur bekerja pada dua tingkat: tampilan dan sentuhan. Perbedaan tekstur menangkap cahaya berbeda sehingga permukaan yang beragam menimbulkan pola halus saat dilihat dari jarak berbeda.

Mulailah dengan dasar seperti karpet dan tirai, lalu tambahkan lapisan melalui bantal, selimut, atau anyaman. Variasi kerapatan dan tinggi serat dapat menghasilkan ritme yang harmonis di lantai dan permukaan duduk.

Kombinasikan bahan alami seperti kayu dan linen dengan elemen yang lebih halus seperti kain beludru atau logam yang dipoles. Kontras materi ini menjaga perhatian mata bergerak dari satu titik ke titik lain.

Tekstur juga bisa diterapkan pada detail kecil: pegangan laci, keranjang rotan, atau karya seni dengan relief. Item-item tersebut membentuk pola pengulangan yang memberi rasa urut tanpa kekakuan.

Perawatan rutin dan rotasi tekstil membantu mempertahankan keseimbangan visual. Menukar posisi bantal atau mengganti tirai sesekali memberi ruang napas baru tanpa renovasi besar.

Untuk memulai, pilih satu elemen tekstur baru dan perhatikan bagaimana ia memengaruhi ritme ruangan. Langkah kecil ini seringkali sudah cukup untuk memperkaya suasana secara signifikan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Gerak dan Objek
  • Ketidaknyamanan Akibat Kadar Gula Tinggi
  • Lapisan Tekstur
  • Ritme Cahaya

Hubungi kami

©2026 Axonlabsllc | Design: Newspaperly WordPress Theme